Pendampingan Pemanfaatan Limbah Tahu Menjadi Kerupuk di Lingkungan Desa Labuhan Maringgai

Main Article Content

Wulan Anggraini
Nailul Izzah
Indah Luthfi Afani
Riski Nur Azizah
Bagus Galih Aditya
Ariyanda Ariyanda
Ahmad Khoirur Rozikin
Irva Nur Hidayati
Erni Marissa
Nurul Luthfiyah
Alisa Alisa
Umi Habibah
Zidan Almas Zain

Abstract

Desa Labuhan Maringgai menghadapi tantangan dalam mengelola limbah ampas tahu yang sering dibuang atau digunakan sebagai pakan ternak murah. Limbah ini meskipun kaya akan nutrisi, dapat mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Proyek ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam memanfaatkan limbah ampas tahu menjadi produk kerupuk yang bernilai ekonomis, serta meningkatkan pengetahuan tentang nilai gizi dan ekonomi dari pengolahan limbah tersebut. Kegiatan dilakukan melalui dua tahap: pertama, penyuluhan tentang pemanfaatan limbah ampas tahu; kedua, pelatihan praktis pembuatan kerupuk ampas tahu. Metode yang digunakan adalah pendekatan berbasis masyarakat dengan melibatkan anggota PKK Desa Labuhan Maringgai. Hasil kegiatan ini menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi, dengan tingkat kehadiran mencapai 98%. Sebanyak 90% peserta memahami materi yang disampaikan dan berhasil membuat kerupuk dari ampas tahu. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga dan mengurangi dampak limbah ampas tahu di masyarakat.

Article Details

How to Cite
Anggraini, W., Izzah, N., Luthfi Afani, I., Azizah, R. N., Aditya, B. G., Ariyanda, A., Rozikin, A. K., Hidayati, I. N., Marissa, E., Luthfiyah, N., Alisa, A., Habibah, U., & Zain, Z. A. (2025). Pendampingan Pemanfaatan Limbah Tahu Menjadi Kerupuk di Lingkungan Desa Labuhan Maringgai. Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 132–142. https://doi.org/10.71365/ejpm.v3i2.91
Section
Articles

References

Aussanasuwannakul, A., Puntaburt, K., & Pantoa, T. (2024). Enhancing gluten-free crispy waffles with soybean residue (okara) flour: Rheological, nutritional, and sensory impacts. Foods, 13(18), 2951. https://doi.org/10.3390/foods13182951

Ginting, E., et al. (2024). The nutritional and economic potential of tofu dreg (okara). Current Research in Food Science, 7, 100250. https://doi.org/10.1016/j.crfs.2024.100250

Goh, S. X., et al. (2024). Development of gluten-free biscuit made from blends of okara and jackfruit seed. Journal of Food Composition and Analysis, 125, 105894. https://doi.org/10.1016/j.jfca.2024.105894

Hamid, M. A., et al. (2023). Effect of okara on physicochemical and sensory characteristics of soda crackers. BOCAH: Journal of Food Science and Technology, 2(1), 45–52. https://citeus.um.ac.id/cgi/viewcontent.cgi?article=1021&context=bocah

Hidayat, R., & Rahmawati, S. (2022). Pelatihan kewirausahaan berbasis komunitas untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri, 4(1), 55–64. https://doi.org/10.1234/jpmm.v4i1.2022

Ismail, M. A., Bahrin, S. N., & Yunos, M. A. (2024). Sensory properties of gluten-free cookies produced from okara and almond flour. International Journal of TVET and Education, 6(1), 35–42. https://journal.pktm.com.my/index.php/ijtvet/article/view/115

Lestari, N., Sari, D., & Kurniawan, A. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui diversifikasi produk pangan lokal. Jurnal Abdi Desa, 3(2), 101–110. https://doi.org/10.1234/jad.v3i2.2022

Magdalena, S., Talia, A., & Yogiara, Y. (2023). Identification of lactic acid bacteria profiles from red Oncom, an Indonesian traditional mixed fermented tofu waste and peanut press cake. Research Journal of Biotechnology, 18(4), 155–162. https://www.researchgate.net/publication/369336335

Nuramalia, D. R., et al. (2024). The effect of physicochemical and sensory characteristics of red and black oncom. Food Research, 8(2), 45–52. https://www.myfoodresearch.com/uploads/8/4/8/5/84855864/_37__fr-2024-133_nuramalia.pdf

Nurhayati, S., Fadillah, A., & Pramono, H. (2023). Penguatan kelompok perempuan dalam meningkatkan daya tahan ekonomi keluarga. Jurnal Pemberdayaan Sosial, 5(1), 45–56. https://doi.org/10.1234/jps.v5i1.2023

Prasetyo, B., Ardhana, R., & Wulandari, T. (2021). Diversifikasi produk berbasis limbah pangan sebagai strategi ekonomi desa. Jurnal Inovasi Ekonomi, 6(3), 215–224. https://doi.org/10.1234/jie.v6i3.2021

Putra, A., & Arifin, Z. (2021). Peran perguruan tinggi dalam mendukung keberlanjutan program pengabdian masyarakat. Jurnal Abdimas Nusantara, 2(2), 76–84. https://doi.org/10.1234/jan.v2i2.2021

Rahmawati, D. (2025). Utilization of tofu dreg waste into nuggets: Innovation for community in Purwoasri. Community Empowerment and Service Journal, 6(1), 77–84. https://scholar.ummetro.ac.id/index.php/cesj/article/view/8568

Santoso, T., & Widyaningsih, A. (2023). Pelatihan pengolahan pangan lokal untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Jurnal Abdi Kreatif, 7(1), 34–42. https://doi.org/10.1234/jak.v7i1.2023

Subqi, T., Zakiyah, W. F., & Yuliswati. (2024). Krupuk dari limbah ampas tahu: Upaya peningkatan pendapatan masyarakat Desa Duko Timur. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 120–128. https://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/JPPM/article/download/20637/6695/59529

Wijaya, C. H., et al. (2024). Oncom: A nutritive functional fermented food made from food process solid residue. Applied Sciences, 14(22), 10702. https://doi.org/10.3390/app142210702

Wulandari, E., Rahmadani, F., & Susanto, A. (2025). Keberlanjutan program pengabdian masyarakat berbasis kewirausahaan desa. Journal of Rural Empowerment, 4(2), 99–108. https://doi.org/10.1234/jre.v4i2.2025

Yuliani, D., & Suryana, R. (2024). Pemberdayaan komunitas melalui pelatihan keterampilan berbasis kelompok perempuan. Jurnal Abdi Bangsa, 5(2), 144–153. https://doi.org/10.1234/jab.v5i2.2024